Loading... Please wait!

banner

Blog

Sucor Sekuritas

Latest Blog Post

Trans Jawa Dalam Pembangunan, Agustus 2018

The Art of Doing Nothing ala Ngawi

Dua puluh dua tahun yang lalu, saya mencoba jalan darat naik mobil dari Jakarta ke Surabaya.

Sejak pengalaman itu, saya selalu menolak ajakan untuk melakukan perjalanan darat Jakarta-Surabaya. Bahasa Inggrisnya, once bitten twice shy. Bahasa Surabayanya kapok pol.

Namun membaca mengenai jalan Trans Jawa, saya tergoda lagi untuk melakukan perjalanan serupa setelah pengalaman tidak mengenakkan di tahun 1997, atau dua dekade yang lalu.

Ternyata kali ini memang berbeda. Di tahun 1997, perjalanan darat Jakarta-Surabaya membutuhkan kurang lebih 24 jam dan anger management skill tingkat tinggi.

Di tahun 2019, perjalanan serupa dimungkinkan dapat dilakukan total 9 jam, berkat jalan tol trans Jawa yang mulai beroperasi bulan Desember 2018.

Banyak titik-titik menarik yang dapat dikunjungi sepanjang perjalanan 9 jam ini.

Salah satu titik yang saya kunjungi adalah Ngawi, Jawa Timur. Walaupun saya berasal dari Surabaya, ini baru pertama kalinya saya ke Ngawi.

Sebelum ada akses jalan tol, perjalanan ke Ngawi membutuhkan banyak perjuangan, karena keterbatasan akses jalan.

Di Ngawi, saya berkesempatan mengunjungi kakak dari seorang sahabat dekat saya yang berasal dari Ngawi. Sahabat saya ini sekarang tinggal di Jakarta.

Ternyata saya bisa mendapat banyak pelajaran berharga dari pertemuan ini. Mengenai cara hidup orang Ngawi yang menarik.

Alun-alun Ngawi

Suasana damai tenteram memang langsung terasa begitu kita memasuki Ngawi. Di Ngawi, orang tidak berpikir terlalu rumit. Simple mindedness.

Waktu saya kirim WA message minta ketemu dan minta “share location” di Ngawi, kakak teman saya mengiyakan dan mengirimkan apa yang saya minta. Baru setelah itu dia bertanya “maaf, ini dengan siapa ya”. Simple life, simple mind.

Juga di Ngawi, konsep waktu itu sederhana. Jarang lihat kalender dan jam. Tahunya cuman pagi, siang, sore, dan malam. Itu saja.

Bahkan kadang mereka kelupaan kalau mereka sudah waktunya harus ke bandara dan terbang ke Jakarta. Saking santainya, baru sadar kalau sudah malam.

Kalau mau berbisnis di Ngawi, jangan buka toko jam atau percetakan kalender. Pasarnya terbatas, masuk kategori aksesoris.

Di Ngawi ada dua musim. Musim tanam dan musim panen. Maklum daerah lumbung padi nasional.

Ada alun-alun tempat warga beraktivitas di Ngawi. Cocok buat keluarga maupun pasangan dimabuk asmara. Tempatnya keren dan bersih sekali. Kopinya murah, hanya 3 ribu perak dan nggak pakai disuruh cepat-cepat minum dan minggir. Cocok buat baca buku dan cari inspirasi.

ngopi barengCocok juga untuk mempraktekkan the art of doing nothing. Ala Ngawi.

Hidup di Jakarta, konsep mindfulness adalah hal besar. Karena situasi yang ultra dinamis di Jakarta memobilisasi otak primitif kita untuk merespon bahaya terus-menerus.

Tentu dalam taraf tertentu, perasaan khawatir dan bahkan takut itu sehat. Karena memungkinkan kita menghindari bahaya.

Akan tetapi overstimulasi ala Jakarta akan mengakibatkan ketakutan dan kekhawatiran yang permanen. Bahkan ketika tidak ada bahaya apapun yang real.

Seperti halnya kemarahan dan kebencian, kekhawatiran dan ketakutan berlebihan adalah sumber penderitaan emosional, bahkan fisik.

Sebagai investor pasar modal, kita tentu tidak mau mengalami depresi dan proses pengambilan keputusan kita rusak karena kita tidak mampu lagi berpikir jernih.

“Conversation enriches the understanding, but solitude is the school of genius”.

- Edward Gibbon -

Di tempat seperti Ngawi, tidak ada alasan untuk bersembunyi dan tidak perlu ada ketakutan akan kegagalan atau merasa tidak kompeten. Sangat tulus dan sederhana.

Di tempat seperti Ngawi, kita bisa duduk menikmati keindahan taman kota dan tidak berbuat apa-apa selain living in the present moment.

Terima kasih jalan Trans Jawa, yang memungkinkan kita untuk menjangkau tempat-tempat seperti Ngawi. Saya yakin masih banyak Ngawi-Ngawi lain di Indonesia yang indah ini.

Ditulis oleh Wuddy Warsono, CFA, 20 Mei 2019

Share :

Related Article

Posted by Wuddy Warsono Brazilian Jiu Jitsu dan Sapi Ungu

Sekitar lima tahun yang lalu, di antara lompatan (...

Tags : Blog Sucor Sekuritas, Investasi,

More Information
Posted by Wuddy Warsono Hidup Tanpa Dasi

Belum lama, saya mendapatkan undangan ke satu acar...

Tags : Investasi, Blog Sucor Sekuritas,

More Information
Posted by Wuddy Warsono Waiter Ajaib dan Bayangannya

Minggu lalu, saya ke Bali untuk menghadiri sebuah ...

Tags : Investasi, Blog Sucor Sekuritas,

More Information
Posted by Wuddy Warsono EMH dalam Kehidupan Nyata

Tahun ini BII Maybank Bali Marathon akan kembali d...

Tags : Investasi, Blog Sucor Sekuritas,

More Information
about
about

2019 PT. Sucor Sekuritas All Rights Reserved.