Loading... Please wait!

banner

Blog

Sucor Sekuritas

Latest Blog Post

Pengalaman di RS Mt. Sinai

Tenang dan Damai

Pada bulan Februari 2018 lalu, saya sakit di negeri orang. Saat tengah berada di New York, saya jatuh sakit dan harus dirawat di Mt. Sinai Hospital. Hingga saat ini saya merasa amat beruntung atas ketulusan dan kebaikan para tenaga medis yang membantu saya sembuh dari penyakit kritis tersebut. Berada di negara lain, mereka semua menjadi seperti keluarga yang merawat saya tanpa pamrih.

Inilah sebabnya hati saya sedih ketika membaca bahwa di puncak pandemi Covid-19 di New York, para suster harus mengenakan kantong sampah plastik sebagai pengganti APD yang menjadi amat langka.

Selama saya dirawat di Rumah Sakit Mt. Sinai, ada kejadian menarik. Di tengah kebosanan, saya berusaha untuk meraih remote control TV, yang sayangnya di luar jangkauan saya. Ya sudah, saya terpaksa harus menonton Fox News, yang tengah diputar saat itu. Terus terang, yang saya tonton di saluran ini amatlah menghibur, apalagi saya datang dari negara yang belum lama ini merangkul ide demokrasi. Sebenarnya ini saluran berita atau saluran "hiburan" sih?

Sambil memperdebatkan hal ini di kepala saya, seorang suster masuk ke dalam ruangan. Saat ia melihat saya, "seorang warga Indonesia naif" yang tengah dibombordir dengan berita palsu, ia langsung mengekspresikan ketidaksetujuannya.

Ia dengan cepat meraih remote control dan memindahkan saluran. Saat saya melihat saluran Bloomberg yang familiar, saya langsung memintanya untuk memilih yang itu saja. Lalu ia mengatakan bahwa ini adalah saluran untuk orang keuangan, dan tidak cocok untuk saya. Ini adalah kali kedua ia berasumsi kalau saya hanyalah "orang Indonesia yang pastinya naif". Akhirnya, ia memilih saluran CNN, yang menurutnya cocok buat saya.

Mungkin ini adalah sebuah kisah yang pantas untuk diceritakan, mengenai sebuah dunia yang amat terbagi. Sebuah cerita tentang dunia yang banyak pemimpinnya justru memecah belah dan bukan mempersatukan warganya. Dunia dimana banyak orang memilih untuk memaksakan pendapatnya, dan bukan mempraktikkan empati. Mungkin pelajaran yang bisa kita petik dari Covid-19 adalah bahwa kita tidaklah kebal dari segala hal, atau tak terkalahkan. Pandemi ini harusnya mempersatukan kita, bukan memecah kita lebih jauh lagi.

Dengan Pemilu dijadwalkan untuk terjadi di AS akhir tahun ini, kita semua tahu suhu politik akan makin mendidih ke depannya. Selama politik identitas masih menjadi warna utama, ego akan dominan. Dominasi ego mudah bermetamorfosis menjadi politik diskriminasi dan kebencian. Dan antitesis dari politik kebencian ini adalah rasa cinta dan damai. 

Hanya cinta dan damai yang memungkinkan kita untuk melihat manusia lain sebagai jiwa yang seutuhnya, tanpa memandang aspek-aspek superfisial seperti warna kulit dan perbedaan kelas sosial misalnya.

Rasa cinta dan damai juga bermuara pada ketenangan yang luar biasa. Dan rasa tenang ini adalah kekuatan yang dahsyat. Hanya dengan sikap tenang ini kita akan mampu menyelesaikan masalah-masalah yang sedang banyak terjadi. Karena rasa tenang akan memungkinkan kita untuk menyatu dengan energi alam semesta dan menghasilkan karya yang optimal, termasuk juga dalam pengelolaan portofolio kita. Titik seimbang yang netral dari emosi takut (fear) dan serakah (greed). 

Kebanyakan investor sukses yang saya kenal memiliki karakteristik ini. Tenang dan penuh kedamaian. Uang juga bukan tujuan utama. Ada purpose yang jauh lebih penting daripada uang. 

Ah... begitu banyak yang kita pelajari dari periode pandemi Covid-19 ini. Bukan tidak mungkin kita semua akan melihat balik masa-masa karantina ini dengan… rasa kangen. 
 

Ditulis oleh Wuddy Warsono, CFA, 8 Juni 2020

Share :

Related Article

Posted by Wuddy Warsono Tenang dan Damai

Pada bulan Februari 2018 lalu, saya sakit di neger...

Tags : Blog Sucor Sekuritas, blog sucor, belajar saham, belajar investasi,

More Information
Posted by Wuddy Warsono Tersenyum di Depan Tembok

Kita berada pada titik di mana pandemi Covid-19 me...

Tags : Blog Sucor Sekuritas, blog sucor, belajar saham, belajar investasi,

More Information
Posted by Wuddy Warsono Kecanduan Hutang

Kangen WFH?  Berkat WFH, saya jadi rajin b...

Tags : Blog Sucor Sekuritas, blog sucor, belajar saham, belajar investasi,

More Information
Posted by Wuddy Warsono Kembali ke "Normal"

Kita semua tahu bahwa suatu hari badai Covid-19 ak...

Tags : Blog Sucor Sekuritas, blog sucor, belajar saham, belajar investasi,

More Information
about
about

2020 PT. Sucor Sekuritas All Rights Reserved.